Overgeared

Chapter 125

763 Kata

Paus Drevigo berteriak murang-muring.

“Apa kau tidak menyadari siapa sosok yang sedang kau hadapi saat ini?! Aku adalah Paus Drevigo! Aku adalah bapak spiritual bagi 70 juta jemaat penganut Rebecca, sekaligus perwakilan resmi dewi cahaya di dunia nyata yang merupakan sosok paling suci di benua! Beraninya semut kafir sepertimu mengacungkan bilah pedang kotor ke arahku?! Apa kau sama sekali tidak menaruh ketakutan terhadap hukuman suci dewi, hah?!”

“Hmm.” Grid mendengarkan kalimat makian tersebut dengan raut wajah tenang sebelum menyahut sinis. “Air ludahmu baru saja tersembur mengenai wajah jubahku.”

“A-Apa?! Lancang sekali kau, bocah!”

Sepanjang hidupnya memegang kekuasaan gereja, belum pernah ada satu pun orang yang berani memperlakukannya dengan tidak sopan seperti ini. Barisan paladin ksatria kepercayaannya berkhianat membelot, dan sekarang rakyat jelata di depannya berani melayangkan hinaan fisik?! Wajah Paus memerah padam menahan murka.

“Aku sendiri yang akan meremukkan tubuh kotormu! Jangan pernah bermimpi kau sanggup melangkah keluar dari aula ini dalam kondisi hidup!”

Grid menatap dingin ke arahnya. “Kau tiada henti mendengungkan kalimat hukuman suci dewi... Paus, apa kau masih belum sanggup membaca situasi di sekitarmu? Kedatanganku melangkah menerobos aula ini murni diperintah oleh takdir untuk menjatuhkan hukuman mati ke leher kotormu. Kau adalah sosok pendosa yang akan dieksekusi, bukan aku. Jadi bukankah sebaiknya kau bertindak lebih kooperatif? Cih.”

Bukan hanya Paus Drevigo saja yang merasa muak menghadapi pertempuran ini. Grid sendiri merasakan kekesalan yang sama di dalam dadanya. Jika Paus di depannya ini adalah NPC waras yang ramah, dia dipastikan sanggup menyelesaikan quest kelas pertamanya dengan sangat mudah untuk mengantongi sisa logam pavranium. Namun karena kebusukan moral sang Paus yang membahayakan eksistensi gereja, sistem Satisfy memodifikasi quest-nya menjadi quest pertempuran tingkat tinggi yang sangat melelahkan.

*Surat pengantar rekomendasi dari calon mertuaku Earl Steim terbukti menjadi sampah rongsokan tak berguna di sini... Kau benar-benar sangat merepotkanku, Paus.*

*Sret!*

Grid mencengkeram erat gagang Dainsleif kencang, lalu mengacungkan bilahnya lurus menyasar leher Paus. Namun Paus Drevigo tidak tinggal diam. Dia merespons provokasi tersebut dengan memicu tembakan gelombang sihir cahaya suci dari telapak tangannya.

*Blarrr!*

Benturan dahsyat tebasan hitam Dainsleif dengan tembakan sihir cahaya suci memicu ledakan yang sangat masif, menghancurkan bentangan karpet merah sepanjang 10 meter di aula menjadi serpihan abu. Serpihan serat karpet merah yang terbakar tampak melayang di udara menyajikan visualisasi merah membara di sekitar Grid.

*Tebasan pedangku berhasil ditahannya secara seimbang?*

Tebasan fisik Dainsleif miliknya saat ini telah diselimuti oleh petir merah penguat serta sokongan buff 80% stat dari skill Light's Blessing milik Damian. Kenyataan bahwa tebasannya sanggup tertahan secara seimbang mempertegas bahwa kapasitas stat sihir cahaya milik sang Paus bertengger di kasta yang jauh lebih tebal dibandingkan Attack Power fisik Grid.

*Kapasitas Attack Power fisikku saat ini sudah jauh melampaui daya rusak sihir Malacus dulu. Malacus dipastikan tidak akan sanggup menahan tebasanku meskipun dia nekat memasang perisai pelindung tiga lapis sekaligus.*

Grid dirundung kebingungan. Berdasarkan visualisasi data stat Insight barunya, Paus Drevigo dibekali angka daya tempur (*Battle Power*) sebesar 24.000 poin. Mengingat Damian selaku pemain ranker Level 227 memiliki daya tempur 12.500 poin, angka 24.000 poin harusnya tidak tergolong istimewa. Secara hitungan matematika, gabungan kekuatan tempur dua orang seperti Damian dipastikan sanggup menundukkan Paus.

*Berdasarkan profil kekuatan Damian... Serikat Tzedakah rata-rata memiliki daya tempur 12.000 poin saat pertempuran raid Malacus dulu...*

Sesi raid Malacus diselesaikan oleh aliansi party beranggotakan 17 orang pemain. Jika daya tempur 12.000 poin dari masing-masing pemain digabungkan, akumulasi kekuatannya dipastikan akan melampaui angka 200.000 poin. Namun kenyataan pahitnya, party Serikat Tzedakah sempat didominasi sepenuhnya oleh Malacus meskipun mengantongi akumulasi daya tempur setebal itu.

Artinya, Malacus dipastikan dibekali daya tempur minimal sebesar 200.000 poin oleh sistem, sedangkan Paus Drevigo di depannya ini harusnya 10 kali lebih lemah dari Malacus karena hanya memiliki daya tempur 24.000 poin. Namun setelah benturan serangan tadi, densitas kekuatan Paus justru terasa jauh lebih mematikan dibandingkan Malacus. Sungguh teka-teki sistem yang membingungkan.

*Tunggu sebentar...*

Berkat kontribusi peningkatan stat Insight miliknya, Grid perlahan mulai memahami rahasia di balik perhitungan daya tempur sistem Satisfy.

*Sedikit kesenjangan angka daya tempur pada kenyataannya menyajikan jurang pemisah kekuatan yang sangat masif.*

Analisis batin Grid terbukti sangat akurat. Meskipun angka daya tempur bagi Rebecca's Daughters, Paus, maupun Damian tertulis di kisaran belasan hingga puluhan ribu poin, perbedaan angka satu digit saja pada praktiknya dipastikan sanggup menghadirkan kesenjangan kekuatan fisik yang sangat nyata.

Perhitungan konsep daya tempur Satisfy tidak menganut sistem matematika default $1 + 1 = 2$.

Mari kita asumsikan pemain dengan daya tempur 1 diwakili oleh seekor semut, sedangkan pemain dengan daya tempur 2 diwakili oleh seekor belalang sembah. Tidak peduli seberapa banyak jumlah semut yang dikumpulkan, semut-semut tersebut dipastikan tidak akan pernah sanggup melumpuhkan kelincahan belalang sembah.

Ada kendala pada bab ini?

Tulis komentar di bawah jika Anda menemukan kesalahan translasi, nama karakter/istilah, atau masalah lainnya agar segera kami perbaiki.