Overgeared

Chapter 142

2861 Kata

Beberapa bulan yang lalu, Shin Youngwoo didera tumpukan utang yang sangat mencekik leher. Dia dipaksa menelan berbagai bentuk hinaan dan siksaan fisik sepanjang perannya bertindak sebagai kuli bangunan demi melunasi tagihan dari rentenir kejam **“Mother's Heart is Happy”**.

Dia meluncurkan kerja rodi di dunia nyata di setiap harinya murni untuk menutupi bunga utang, memosisikan hidupnya tidak lebih dari sekadar budak finansial tanpa adanya jaminan masa depan yang cerah. Di sepanjang masa kelam tersebut, dia sama sekali tidak berani bermimpi untuk dicintai oleh lawan jenis, atau sekadar meluangkan waktu bersenang-senang menenggak sebotol Soju hangat.

Namun realitas hari ini telah bertransformasi sepenuhnya.

Pasca kesuksesannya memicu warisan kelas legendaris Pagma's Descendant, sirkulasi takdir hidupnya meluncur pesat. Dan kini, seluruh utang keluarganya telah lunas tak bersisa didukung tumpukan kekayaan yang melimpah.

Sejak keberhasilan sesi raid Malacus kemarin, dia sempat menempa senjata **Thorn of Deep Grief** (Thorn of Deep Grief / Duri Kesedihan Mendalam) khusus pesanan Ibellin, mendongkrak total pundi keuangannya hingga menyentuh angka 460 juta won. Meskipun terpotong komisi penukaran koin emas sebesar 5% di situs transaksi, melunasi seluruh sisa utang orang tuanya, serta membeli sebuah mobil sedan baru, saldo rekening pribadinya terhitung masih menyisakan angka fantastis sebesar 295 juta won.

Di masa lalu, Youngwoo murni hanya sanggup menikmati hidangan ayam goreng sekali dalam dua minggu saja. Namun kini, dia dibekali kebebasan finansial untuk memesan satu ekor ayam goreng utuh di setiap jam makannya tanpa perlu berbagi dengan anggota keluarga lainnya. Di tengah kemewahan baru tersebut, dia memendam hasrat ingin mengumpulkan tabungan sebesar 10 miliar won demi bisa membeli sebidang tanah luas dan mendirikan rumah mewah pribadinya!

Namun sebelum merintis rencana besar tersebut, insting pandai besinya menegaskan bahwa dirinya wajib merampungkan penempaan pedang raksasa Failure terlebih dahulu. Dia berupaya memburu pasokan mineral orichalcum biru yang merupakan bahan utama pembuatan Failure di pasar online maupun forum pelelangan Satisfy. Namun anehnya, mineral orichalcum biru sama sekali tidak menampakkan eksistensinya di pasaran.

Hal tersebut mungkin dipicu karena belum adanya aliansi pemain yang sanggup meluluskan raid Guardian of the Forest, tingkat drop rate orichalcum biru yang dirancang terlampau tipis oleh sistem, atau pasokannya telah diborong habis oleh faksi pandai besi lainnya. Grid tidak memedulikan motif di balik kelangkaan tersebut. Karena dirinya telah menggenggam solusi mutlak untuk mengamankan mineral tersebut.

*Bukankah solusi terbaiknya adalah dengan langsung merebut mineral tersebut dari jasad Guardian of the Forest secara langsung?*

*Aku sempat mengantongi 3 keping orichalcum biru pasca menjual Pedang Transendensi Diri kepada Administrator Valdi dulu... Berarti aku murni hanya membutuhkan 12 keping orichalcum biru tambahan untuk bisa menempa Failure secara utuh.*

Dan hari ini...

Langkah kaki Grid akhirnya merapat berdiri tegak di depan sarang Guardian of the Forest.

“Tempatnya ada di sini.”

Area terdalam Grey Forest menyajikan bentangan cekungan kawah raksasa yang sangat lapang. Grid memusatkan sepasang matanya memindai bentangan topografi sekeliling hutan yang diselimuti debu abu-abu.

*Barisan prajurit sama sekali tidak dibekali objek perlindungan yang kokoh di tempat ini. Batang pohon mati di sekeliling dipastikan akan hancur lebur layaknya biskuit begitu benturan fisik terjadi... Pertarungan hari ini murni mengandalkan benturan frontal.*

Namun Grid menolak dirundung cemas. Selama barisan ksatria serta prajurit bawahan sanggup mengunci pergerakan mini golem pelindung, dia dipastikan sanggup melumpuhkan Guardian of the Forest secara mandiri tanpa halangan. Namun di sisi lain, ketakutan setengah mati justru melanda batin pasukannya.

“V-Viscount Grid... bukankah sebaiknya kita memutar arah pulang sekarang juga?”

“Tolong kasihanilah keselamatan nyawa kami, Viscount! Jika tubuh hamba sampai tewas terkoyak di tempat ini, istri dan anak-anak hamba di rumah dipastikan akan dirundung kesedihan yang teramat sangat!”

“Umur hamba masih sangat muda...”

Meskipun baru saja disajikan oleh kehebatan tebasan Grid melumat Goblin Lord sepanjang jalan tadi, moral bertarung barisan prajurit tetap terpuruk di titik terendah. Menghadapi kepanikan tersebut, Grid menanggalkan topi lebar yang menyelimuti wajahnya. Dia bergegas mengenakan zirah Holy Light Crown di kepalanya didampingi hunusan Commander's Sword di tangannya guna mendongkrak stat Dignity (Martabat) karakternya hingga ke batas maksimal.

“Guardian of the Forest? Apa kalian melupakan fakta bahwa aku adalah sosok pahlawan yang telah melumat habis Malacus yang menebar teror di benua Satisfy? Cukup pusatkan kepercayaan kalian di pundakku. Apa kalian memahaminya?!”

“Oh...!”

Stat Dignity dasar milik Grid saat ini berada di angka 364 poin. Didukung tambahan +200 poin dari Holy Light Crown serta +30 poin dari Commander's Sword, total stat Dignity miliknya melonjak menyentuh angka fantastis mendekati 600 poin. Wibawa martabat tersebut setara dengan kapasitas martabat ksatria elit perwakilan kerajaan. Keagungan wibawa tersebut seketika memaksa barisan prajurit beserta kedua ksatria pelindung, Romeo dan Deck, menundukkan kepala mereka takzim menghormati keagungan Grid.

“Kami bersumpah akan mendedikasikan loyalitas kami sepenuhnya di bawah komando Viscount Grid. Kami menolak melayangkan keluhan kembali sepanjang pertempuran ini.”

“Bagus sekali.”

Keheningan seketika menyelimuti barisan pasukan. Grid tersenyum puas memantau kepatuhan pasukannya, sebelum akhirnya mengernyitkan dahi heran memindai cekungan kawah.

*Namun jika dipikirkan kembali... mengapa kelintasan fisik Guardian of the Forest tidak kunjung menyembul keluar? Bukankah durasi respawn-nya harusnya telah terpicu aktif saat ini?*

Grid sebelumnya telah memverifikasi rincian jadwal respawn Field Boss di forum Satisfy berbayar secara teliti. Hari ini dipastikan merupakan tanggal aktif kembalinya Guardian of the Forest ke dunia, didukung oleh penentuan jam yang sangat presisi. Dia bahkan sengaja menyembunyikan wajahnya menggunakan topi lebar murni demi memotong risiko pergerakannya diendus oleh aliansi pemain lain yang mengincar golem raksasa tersebut.

Namun sesampainya di kawah, tidak tampak satu pun kelompok pemain luar yang siaga berburu, didukung oleh hilangnya wujud fisik Guardian of the Forest.

*Sialan, apa situs forum berbayar itu menyodorkan informasi palsu?* Situs tersebut mematok biaya langganan yang cukup mahal. Grid dirundung kekesalan mengingat dirinya telah merelagkan uang sebesar 130.000 won murni demi memindai jadwal respawn tersebut. *Aku nekat memercayai situs sampah itu murni karena persentase anggotanya yang sangat padat...!*

Grid menyumpah serapah menyadari uangnya yang setara dengan harga 6 ekor ayam goreng lumat tertipu, melayangkan tendangan kakinya meremukkan sebuah bongkahan batu besar di dekatnya. Detik berikutnya, permukaan tanah di bawah pijakan kaki mereka seketika bergetar sangat hebat.

Jude bertepuk tangan cengong. “Hebat sekali. Bongkahan batu yang baru saja Anda tendang mendadak menari lincah.”

“Bukan seperti itu logikanya, bodoh...!”

Barisan ksatria dan prajurit seketika dirundung kepanikan yang teramat sangat. Bongkahan batuan besar yang baru saja ditendang Grid perlahan mulai menggeliat menegakkan struktur tubuhnya secara raksasa! Layaknya sesosok kura-kura raksasa yang perlahan mengeluarkan kepalanya dari balik tempurung batu, wujud asli Guardian of the Forest yang sebelumnya melingkar pasif di tanah akhirnya resmi menampakkan eksistensinya.

Namun visualisasi fisiknya terlihat sangat ganjil.

“Wujud monster macam apa ini?”

Grid dirundung kebingungan. Berdasarkan informasi gambar di forum, Guardian of the Forest dikisahkan memeluk tinggi fisik melebihi 5 meter dengan ketebalan tubuh raksasa. Namun golem di depannya murni hanya setinggi fisik Grid didukung wujud ramping yang sangat lincah.

“Proporsi fisiknya terlihat sangat menyerupai manusia...”

Golem tersebut dibekali lima jemari tangan dan kaki di sepanjang kedua lengannya yang panjang layaknya proporsi tubuh manusia biasa. Kecuali bagian punggungnya yang masih dibalut lapisan batuan keras kusam, sekutur tubuh rampingnya berkilat memancarkan pendaran cahaya mineral transparan yang sangat indah. Di atas kepalanya, tertera bar nama berwarna merah menyala: **[Awakened Guardian of the Forest]**.

“Apa kau merupakan mutasi golem?”

Grid berupaya memicu skill analisisnya untuk membaca status kekuatan golem tersebut, namun layar sistem murni menyajikan barisan tanda tanya merah **[???]**. Insting petualang Grid seketika membunyikan sinyal bahaya darurat secara kencang. Detik berikutnya, siluet Awakened Guardian of the Forest melesat kilat memangkas jarak secara instan.

*Boom!*

Hantaman angin badai meledak dahsyat mengiringi kelincahan gerak golem raksasa tersebut. Hamparan abu hutan beterbangan dahsyat diiringi runtuhnya batang pohon mati di sekitar akibat gelombang kejut serangannya.

*Syuuuuut!*

Kelincahan tendangan golem tersebut seketika mengingatkan Grid akan kehebatan teknik bela diri Regas. Sabetan kaki Awakened Guardian of the Forest melesat tajam mengincar kepala Grid. Deck yang bersikap sigap melompat memasang badan di depan Grid seketika memuntahkan darah segar dari mulutnya saat tubuh zirahnya hancur lebur berubah menjadi butiran cahaya sistem dalam satu kali hantaman saja.

**[Ksatria Deck resmi dinyatakan tewas terkapar.]**

“Gila!”

Menumbangkan ksatria Level 185 dalam satu kali hantaman serangan?! Grid berteriak panik mengomando pasukannya. “Bubarkan formasi kalian! Terutama Jude! Kau diwajibkan bertahan hidup sepanjang pertempuran ini!”

Bantuan militer prajurit biasa dipastikan tidak akan berguna menghadapi monster mutan ini. Grid yang dirundung ketegangan tinggi bergegas merogoh inventarisnya, menarik keluar bilah pedang raksasa hitam Dainsleif ke udara, memancarkan wibawa keagungan senjata sucinya secara mutlak.

***

Waktu penantian telah menyentuh durasi 47 hari lamanya.

Grid sebelumnya telah bersumpah menyetujui pesanan penempaan set zirah baru khusus untuk Vantner. Menyusul kesuksesan Pon dan Ibellin, Vantner beruntung dicatat sebagai penerima komisi penempaan ketiga dari tangan sang pandai besi legendaris.

*Akhirnya aku bersiap dilahirkan kembali sebagai ksatria tameng terkuat yang tidak ketinggalan zaman!*

Didukung proteksi set zirah terkuat buatan Grid, kapasitas pertahanannya dipastikan akan kian tidak tertembus, membebaskannya mengamuk liar di medan laga! Vantner diliputi kebahagiaan yang sangat luar biasa menyambut antrean tersebut.

Namun takdir berkata lain. Berbagai kejadian tak terduga mendadak menyembul. Grid menunda proses penempaan zirah demi merintis quest pribadinya selama berminggu-minggu tanpa menyodorkan kabar kepulangan.

Semenjak hari kepergiannya, masa penantian panjang yang sangat menyiksa dimulai bagi Vantner. Dia rutin menyambangi gerbang Winston menanti kepulangan Grid. Jeda satu setengah bulan penuh bergulir diiringi kecemasan batinnya. Saluran pesan obrolan guild maupun bisik pribadi ditutup rapat oleh Grid, memicu kejengkelan di dada Vantner hingga tiada henti melayangkan sumpah serapah mengutuk kelakuan kaku sang pandai besi.

Namun di tengah masa penantian tersebut, berita asmara pernikahan Grid mendadak meledak.

Tepat empat hari lalu, kepulangan Grid ke Winston yang dinanti Vantner akhirnya terealisasi.

*Zirah impianku akhirnya bersiap menemui kenyataan...!*

Vantner bersorak haru. Dia bergegas meluncur kencang berniat menyambut kedatangan Grid layaknya persatuan sepasang kekasih yang terpisah lama, sebelum akhirnya dikecewakan secara dramatis. Alih-alih merapatkan diri di depan tungku menempa zirah miliknya, Grid justru melayangkan pengumuman resmi bahwa dirinya bersiap mempersunting Lady Irene yang merupakan dewi impian Vantner!

Di hari perayaan upacara pernikahan agung kemarin, dada Vantner dipenuhi rasa dongkol bercampur cemburu, membuatnya nekat berbuat keonaran mabuk mengutuk pengantin pria hingga berakhir diseret keluar dari kastil secara hina.

Keesokan harinya, penyesalan mendalam merayap di dadanya menyadari kelalaiannya kehilangan kontrol emosi. Irene seumur hidupnya murni sebatas cinta bertepuk sebelah tangan baginya, sehingga sangatlah tidak etis jika dirinya meluapkan kemarahan kepada Grid yang sah mempersunting bangsawan cantik tersebut. Vantner dirundung rasa malu sekaligus cemas memikirkan respons Grid.

*Bagaimana jika pemuda itu mendadak menolak keras menempakan zirah baruku akibat keonaran kemarin?*

Dia memahami betul betapa sempitnya batas kelapangan dada Grid. Alhasil pasca pernikahan selesai diselenggarakan, dia rutin merapatkan dirinya menetap di Bengkel Besi Khan selama tiga hari penuh demi menanti kepulangan Grid guna melayangkan permohonan maafnya secara langsung.

Namun batang hidung Grid tidak kunjung menyembul di bengkel. Khan sendiri tampak bungkam menolak membocorkan koordinat keberadaan Grid kepada Vantner meskipun telah dihujani berbagai macam pertanyaan.

“Hei, Khan. Untuk alasan apa kau bersikeras menyembunyikan letak kepergian Grid dari hadapanku?”

“Bukankah kau sendiri yang dengan lantang menyemburkan sumpah serapah mengutuk pernikahan Grid kemarin? Aku menolak membiarkan pemuda pembuat onar sepertimu kembali mengusik ketenangan anak asuhku.”

“Cih, lelaki tua yang sangat keras kepala...”

Khan memendam kepribadian keras yang sangat identik dengan kekakuan sifat Grid, menjelaskan kecocokan hubungan mereka. Frustrasi akibat gagal melacak Grid selama tiga hari berturut-turut, Vantner terpaksa memicu saluran bisiknya menghubungi Jishuka.

– Jishuka, bisakah kau meluangkan waktumu bertamu ke kastil menemui Lady Irene?

– Kau memintaku menyelidiki letak koordinat Grid saat ini melalui Irene?

– Ya, mohon bantuannya...

– Baiklah. Kurasa masa bulan madu Grid sudah lebih dari cukup dan kini saatnya bagi pemuda itu kembali bekerja menempa persenjataan kita.

Serikat Tzedakah merekrut Grid murni karena menimbang kapasitas penempaan legendarisnya. Grid pun setuju bergabung guna memosisikan dirinya sebagai pandai besi eksklusif guild. Selaku Pemimpin Serikat, Jishuka memegang kewajiban politik untuk mengingatkan Grid akan tanggung jawab kontraknya.

Jishuka melangkah bertamu menemui Irene di kastil. Namun sesampainya di kastil, dia disajikan oleh jawaban Irene yang sangat mengejutkan dadanya.

“Eh? Grid... maksudku, Viscount Grid saat ini sedang meluncur memimpin perburuan menantang Guardian of the Forest?!”

“Benar sekali, Jishuka. Suamiku bersumpah akan melumpuhkan Guardian of the Forest demi menjamin ketertiban dan kedamaian wilayah Winston kekuasaan kami. Bukankah wibawa keberanian suamiku terlihat sangat gagah layaknya pangeran penakluk? Sangat tampan.”

“...Ini benar-benar memicu sakit kepala.”

Sama halnya dengan berbagai game realitas virtual lainnya, sistem Satisfy menyajikan kompetisi pertarungan yang sangat kejam antar faksi pemain. Seluruh pemain maupun serikat petarung tiada henti meluncurkan perburuan demi memonopoli keuntungan sepihak. Dan metode termudah bagi serikat untuk meraup keuntungan finansial tak lain adalah dengan mengunci ketat wilayah berburu potensial dari jangkauan pemain luar.

Taktik monopoli area berburu tersebut merupakan hal yang lumrah di Satisfy. Serikat Tzedakah sendiri tercatat memonopoli dua area berburu berdensitas tinggi di sekitar perbatasan Bairan tanpa membuka izin masuk bagi pemain luar.

Area pertama berupa **Luger Dungeon** (Dungeon Luger) yang dihuni oleh kawanan monster Level 250 ke atas, didukung oleh area kedua berupa Grey Forest yang merupakan sarang bagi respawn Guardian of the Forest.

Kekuatan tempur Guardian of the Forest tergolong sangat mengerikan. Meskipun statusnya murni sebatas Field Boss Level 245 saja, daya rusaknya terbukti melampaui kasta Dungeon Boss biasa. Stat pertahanan fisiknya dirancang sangat tebal didukung kepemilikan beragam opsi CC dan skill pemanggil golem pelindung.

Terlebih lagi, golem raksasa tersebut dibekali skill pasif pembatasan damage fisik, memosisikan Serikat Tzedakah saat ini setidaknya wajib menghabiskan durasi bertarung selama tiga jam penuh murni untuk melumpuhkannya. Dan kini Grid nekat menantang maut murni memimpin 100 prajurit biasa didampingi 2 ksatria NPC saja?!

Terlebih lagi, perburuan hari ini bertepatan dengan siklus kebangkitannya!

*Awakened Guardian of the Forest statusnya berlipat-lipat jauh lebih mematikan dibandingkan golem biasa.*

Mineral orichalcum biru dikisahkan terlahir menyerap kekuatan suci dari pendaran sinar rembulan. Menjadikan kekuatan tubuh Guardian of the Forest yang dibalut orichalcum biru bereaksi sangat sensitif terhadap siklus bulan purnama.

Di setiap kelipatan empat bulan sekali, dua bulan purnama dipastikan akan menyinari langit malam secara bersamaan, mendongkrak status kekuatan mineral orichalcum biru di tubuh Guardian of the Forest hingga ke batas maksimal dan memicu aktifnya wujud Awakened.

Saat ini merupakan siklus kebangkitan mutan tersebut. Empat bulan lalu, rombongan Serikat Tzedakah yang belum menyadari siklus kebangkitan ini terpaksa menelan kepahitan lumat terbantai pasca nekat menantang Awakened Guardian of the Forest. Wujud mutan tersebut memang dibekali stat HP dan Defense yang jauh lebih tipis dibandingkan golem biasa, namun sebagai gantinya, sistem mendongkrak stat Attack Power dan Agility miliknya ke tingkat yang sangat tidak masuk akal.

*Daya rusak fisiknya bertengger jauh lebih mengerikan dibandingkan Uskup Agung Gereja Rebecca sekalipun. Perburuan kali ini dipastikan akan menyeret Grid menemui ajal karakternya.*

Bahkan Serikat Tzedakah sekalipun memilih memutar arah menghindari perburuan Guardian of the Forest di sepanjang siklus kebangkitan ini, menjadikannya membiarkan area Grey Forest terbuka tanpa penjagaan ketat. Mereka memilih menunda sesi raid Awakened Guardian of the Forest hingga empat bulan ke depan.

Tidak peduli dari sudut mana pun Jishuka memikirkannya, persentase keberhasilan misi perburuan mandiri Grid hari ini terkunci mutlak di angka 0%.

*Namun jika dipikirkan kembali... ini justru momentum yang sangat bagus.*

Jika saja Grid sudi meluangkan waktu bersosialisasi di saluran obrolan guild, dia dipastikan akan menyadari bahwa area sarang Guardian of the Forest berada di bawah kendali Serikat Tzedakah, memudahkannya meminta pasokan mineral orichalcum biru yang diinginkannya secara kekeluargaan.

Namun kekakuan sifatnya yang memilih mengabaikan sosialisasi serikat serta bersikeras berburu mandiri menuntunnya merayap ke arah malapetaka hari ini. Jishuka menaruh harapan besar insiden kematian karakternya hari ini sanggup memangkas kesombongan sifat Grid. Menyebabkannya menyadari pentingnya kontribusi aliansi serikat dan menahan diri dari aktivitas berburu mandiri yang konyol di masa depan.

Di pelataran Bengkel Besi Khan.

– Sialan, bocah keras kepala itu...

Vantner mendecakkan lidahnya cemas pasca menerima ulasan penjelasan dari Jishuka melalui saluran bisik. Hati kecilnya memendam hasrat ingin meluncur membantu Grid bertarung, namun jarak tempuh benteng Winston menuju perbatasan Grey Forest terlampau mustahil dicapainya secara instan.

*Dia dipastikan akan meledak murka didera frustrasi pasca kehilangan poin EXP akibat tewas terkapar nanti, memicu penolakannya menempa zirah baruku...*

Di sela-sela kecemasan Vantner, sesosok pria berpenampilan petualang tampak melangkahkan kakinya memasuki bengkel besi. Khan yang biasanya melayangkan tatapan mata dingin menyambut kedatangan pemain luar seketika menyunggingkan senyuman lebar menyambut hangat langkah kaki sang pemuda.

“Oh! Bukankah rupa wajahmu sudah sangat lama tidak menyambangi bengkel besiku? Sudah berapa bulan waktu berlalu?”

“Sebuah kehormatan bisa dipertemukan kembali dengan Anda, Khan. Apakah Tuanku saat ini dalam kondisi yang baik?”

“Hahaha, apa kau belum mengantongi rincian kabarnya baru-baru ini? Anak asuhku telah memetik kesuksesan finansial yang sangat luar biasa di Winston. Dan saat ini, dia sedang meluncurkan perburuan raid yang sangat berani...”

Khan mendadak menghentikan kalimat lisan di bibirnya dan memilih membisikkan detail misi Grid ke telinga sang pemuda secara senyap. Entah kalimat apa yang dibisikkannya, sang pemuda seketika memancarkan gurat kebahagiaan di wajahnya.

“Seperti yang diharapkan dari ketangguhan Tuanku... benar-benar sangat menakjubkan. Dia yang dulu sempat kesulitan melarikan diri dari serbuan Frostlight Orc Chief, kini justru nekat meluncurkan perburuan raid monster mutan secara mandiri? Aku bersumpah akan segera meluncur menyusul posisinya.”

Pemuda tersebut melayangkan salam perpisahannya kepada Khan dan melangkah lebar meninggalkan bengkel besi. Detik berikutnya, dia melayangkan tiupan peluit perunggu ke udara, melompat menaiki punggung sesosok monster kadal raksasa terbang (*drake*) peliharaannya yang menyembul dari langit, lalu melesat membelah awan.

Vantner mematung cengong menatap kepergiannya.

“Seingatku di sepanjang daftar pemain ranker penunggang monster peliharaan drake, tidak ada satu pun yang memegang nama ID ksatria barusan.”

Apakah ada pemain pemula jenius baru yang kembali menyembul menghebohkan Satisfy? Dada Vantner seketika dirundung kepasrahan yang teramat sangat.

Ada kendala pada bab ini?

Tulis komentar di bawah jika Anda menemukan kesalahan translasi, nama karakter/istilah, atau masalah lainnya agar segera kami perbaiki.