Murim Psychopath

Chapter 85

4833 Kata

**Bab 85. Menyerap Kehidupan**

***

Arah terpentalnya tubuh Mamorota secara alami tertuju ke arah asal kedatangannya tadi, lokasi di mana serigala raksasa Kaiji bersiap.

Dengan memanfaatkan momentum pendaran terpentalnya tadi, ia dengan sangat cepat melompat kembali ke atas pelana punggung Kaiji.

Di sisi lain, tubuh Dong Bong-su terpental sangat jauh menyapu area udara di atas medan pertempuran. Ia meluncur deras bagaikan seekor burung pemangsa dan mengayunkan pedang *Wanderer's Sword* miliknya secara membabi buta ke arah beberapa orang pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu yang kebetulan berada di sepanjang lintasan jatuhnya. Ditambah dengan momentum peluncuran fisik beserta kedahsyatan keahlian aktif sistemnya, tebasan pedangnya memancarkan ketajaman yang sangat mengerikan.

*Chwa-jwa-jwak!*

Apakah kepingan kain lusuh bisa robek dengan sangat mudah seperti itu? Jajaran pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu seketika terpotong-potong menjadi serpihan daging yang berhamburan dalam sekejap.

“Uaaah!”

Beberapa pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu yang tidak menyadari tingkat bahaya maut di depannya mencoba mengerubungi posisi mendarat Dong Bong-su, namun mereka semua dengan cepat ikut menyusul berubah menjadi kepingan daging lusuh tambahan di atas tanah.

Begitu tidak ada lagi pendekar musuh yang berani mendekatinya, Dong Bong-su memutar tubuhnya dan kembali meluncur menyerang ke arah posisi Mamorota beserta Kaiji. Di seberangnya, kedua objek tempur tersebut juga sudah resmi meluncur kencang memacu kecepatan memburu posisinya.

*Brak!*

Secara visual, tingkat kekuatan Dong Bong-su beserta Mamorota terlihat hampir sejajar satu sama lain. Namun Mamorota dibekali oleh bantuan tempur dari serigala spiritual Kaiji. Dong Bong-su saat itu sudah tidak bisa lagi mengaktifkan keahlian `[Movement Technique]` karena masih berada dalam masa cooldown, dengan durasi keaktifan keahlian `[Circulating Energy and Performing the Technique]` sistemnya yang juga secara konstan terus merosot turun, sehingga secara taktis kondisi fisiknya jelas berada di posisi yang dirugikan saat ini.

Satu-satunya faktor yang membuat Dong Bong-su tetap mampu bertahan menahan gempuran fisik mereka murni berbekal pemanfaatan celah ruang dari teknik *Seni Ilahi Inventaris* miliknya. Rangkaian persenjataan aneh secara konstan terus menyembur keluar secara tidak terduga dari balik robekan pakaian jubahnya, membuat Mamorota beserta Kaiji kesulitan untuk meluncurkan serangan secara bulat.

Namun pemanfaatan trik tidak lazim tersebut terbukti tidak mampu bertahan lama menahan kedahsyatan serangan musuh.

*Brak—!*

Cakar tajam serigala Kaiji mendarat sangat keras menghantam paha kaki kiri Dong Bong-su.

Di saat Mamorota bertugas menangkis tebasan pedang *Wanderer's Sword* beserta menghalau semburan kepingan shrapnel logam dari mulut Dong Bong-su tadi, serigala raksasa Kaiji secara presisi berhasil menyergap celah pertahanan kosong Dong Bong-su dari arah bawah.

Dong Bong-su sebenarnya telah buru-buru memanfaatkan robekan celah celana jubahnya untuk mengeluarkan selembar pelat besi pelindung tebal (`steel plate`), namun sejak awal mustahil bagi pelat logam biasa untuk bisa menetralisir kedahsyatan daya hancur cakar Kaiji secara mutlak.

“Uh!”

Pelat logam pelindung tersebut seketika hancur ringsek tak berbentuk, dengan tubuh Dong Bong-su yang terdorong mundur sangat keras akibat benturan. Meskipun ukuran pelat besinya tergolong tebal, luas permukaan objek yang mampu ia keluarkan dari balik robekan celananya tercatat sangat terbatas. Terlebih lagi musuh yang menyerangnya adalah cakar depan serigala Kaiji yang tingkat kekuatannya diakui mampu merobek kulit harimau dewasa dengan sangat mudah, sehingga sangat aneh jika fisiknya tidak sampai menderita luka akibat benturan keras tersebut.

“Kraaa! Klang!”

Kaiji tidak menyia-nyiakan celah emas tersebut dan secara konstan terus menekan pertahanan Dong Bong-su secara membabi buta. Meskipun cairan darah merah pekat masih terus mengalir mengucur dari dalam mulutnya akibat luka tadi, momentum serangannya terbukti tidak kalah buas dibandingkan terkaman harimau lapar.

Ia mengangkat cakar depan sebelah kanannya tinggi-tinggi ke atas, baru kemudian mengayunkannya deras mencakar dari arah kanan ke kiri.

Dong Bong-su buru-buru memutar arah genggaman pedang *Wanderer's Sword* miliknya menjadi posisi terbalik (*reverse grip*) dan memasang bilahnya menangkis cakar tersebut.

*Jleg!*

Gema benturan yang terdengar sangat tumpul menyapu udara. Di saat yang sama, sesosok riak getaran keras yang sangat berat seketika menjalar menyelimuti sekujur tubuh Dong Bong-su. Seluruh persendian tulang di tubuhnya terasa bergetar hebat. Rasa nyeri yang sangat menyiksa merayap kencang hingga menyentuh bagian ujung jari tangan, ujung jari kaki, serta ke ujung helaian rambutnya, namun sepasang matanya justru terlihat memancarkan sorot mata indifferen yang jauh lebih pekat.

“Mati kau!”

Di saat Dong Bong-su sedang sibuk menahan serangan cakar Kaiji, posisi tubuhnya mendadak terpental ke arah kiri, dan dari arah seberang ayunan golok petir milik Mamorota meluncur menebas membentuk lintasan bulan sabit yang sangat deras.

Dong Bong-su secara instan memasukkan kembali pedang *Wanderer's Sword* di tangan kirinya ke dalam inventaris, baru kemudian mengeluarkannya kembali di tangan kanannya dalam sekejap mata.

*Brak—!*

Ia berhasil menangkis tebasan golok petir Mamorota secara sangat tipis berbekal akselerasi perpindahan senjata tersebut, namun ia terbukti tidak mampu menetralisir seluruh daya hancur tebasannya secara utuh. Gabungan antara sisa tolak balik akibat cakar Kaiji ditambah riak energi golok murni milik Mamorota menghasilkan sebuah tekanan fisik yang sangat luar biasa dahsyat bagi tubuhnya.

“Uh—!”

Sesosok erangan kesakitan yang tertahan menyelinap keluar dari mulutnya. Namun kali ini, dampak luka fisiknya tidak lagi sebatas menghasilkan erangan kesakitan ringan seperti sebelumnya.

*Sret—.*

Semburan darah merah segar menyembur deras dari mulut Dong Bong-su. Jika sebelumnya sekujur tubuhnya tampak dibasahi oleh lumuran darah musuhnya, kini ia sedang bersiap mandi diselimuti oleh lumuran darah hangat dari tubuhnya sendiri.

“Hahaha! Aku tidak peduli gaya bertarung aneh apa yang kau kuasai, pertempuran mautmu resmi berakhir di tempat ini! Hyaaa!”

Mamorota beserta serigala Kaiji kembali meluncur menyerang secara bersamaan untuk memastikan nyawa pemuda itu melayang saat itu juga.

Namun……

Mereka terbukti melewatkan satu detail penting. Sepasang mata Dong Bong-su yang masih terus memancarkan sorot mata dingin tanpa emosi bahkan di saat fisiknya sedang menderita luka dalam yang sangat serius sekalipun. Lapisan lumuran darah yang menyelimuti wajahnya menyulitkan indera penglihatan musuh untuk mendeteksi sorot mata dingin tersebut, sebuah kemalangan yang sangat fatal bagi kelangsungan hidup mereka.

“…… Proses persiapannya resmi selesai sekarang. Heh.”

*Brak!*

Gema ledakan energi yang sangat dahsyat kembali meletus hebat di udara, mementalkan posisi tubuh Dong Bong-su ke arah belakang layaknya layang-layang yang terputus talinya. Mamorota memilih mengabaikan gumaman lirih Dong Bong-su barusan. Baginya, meskipun pemuda itu terbukti tidak langsung tewas akibat tebasan goloknya barusan, ia meyakini pemuda itu dipastikan tidak akan memiliki kemampuan fisik untuk bisa berdiri kembali.

Di lokasi jatuhnya tubuh Dong Bong-su yang meluncur layaknya jasad mayat tanpa daya saat itu, pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu sedang sibuk membantai jajaran tentara bayaran beserta operator pelontar batu. Beberapa pendekar di antaranya menyadari laju jatuhnya tubuh Dong Bong-su ke arah mereka.

“Bajingan itu! Tubuhnya melayang jatuh ke arah kita!”

“Lenyapkan dia sekarang juga!”

“Mati kau!”

Dengan sepasang mata yang memerah pekat akibat luapan hasrat membunuh, mereka bersiap mengayunkan persenjataan mereka menanti jatuhnya tubuh Dong Bong-su, dengan kawanan serigala abu-abu di bawah mereka tampak menjilati moncong mereka secara buas.

Gema umpatan kasar dari Pasukan Serigala Abu-Abu terdengar merapat dengan cepat di lubang telinganya, namun Dong Bong-su justru tampak menyunggingkan senyuman tipis di wajahnya saat melayang jatuh.

“Darah. Aku telah kehilangan terlalu banyak darah hangat dari tubuhku. Aku membutuhkan darah baru.”

Dong Bong-su bergumam lirih dengan nada suara yang sangat rendah. Tentu saja, tidak ada seorang pun di sekelilingnya yang sempat mendengar gumaman tersebut.

Tingkat ketinggian peluncuran tubuhnya terus merosot turun.

‘4 meter, 3 meter, 2 meter……’

Rangkaian barang peralatan sistem yang menyelimuti tubuh Dong Bong-su yang tadinya dideteksi telah kehilangan seluruh daya bertahannya mulai menunjukkan transformasi warna seiring jarak tubuhnya yang semakin merapat dengan tanah padang rumput.

Pelindung bahu yang berwarna merah pekat berlumuran darah, sepatu kulit yang berwarna merah pekat berlumuran darah, serta topi bambu yang berwarna merah pekat berlumuran darah.

Dan terakhir, bilah pedang *Wanderer's Sword* yang berwarna merah pekat, yang warnanya terlihat semakin membara setelah mengonsumsi darah hangat milik tuannya sendiri.

Dong Bong-su mempererat genggaman tangannya pada gagang pedang dan memicu keaktifan keahlian aktif `[Sword Energy]`, baru kemudian mengayunkan pedangnya deras mencakar ke arah bawah sekuat tenaga.

*Brak—!*

*Sret!*

Badai hujan cipratan darah menyembur deras disertai potongan daging manusia yang beterbangan ke segala penjuru arah.

Seluruh jajaran pendekar musuh yang bersiap menanti di lokasi jatuhnya tubuh Dong Bong-su seketika disapu bersih tanpa sisa dalam sekejap mata. Dong Bong-su telah mengerahkan seluruh sisa tenaga fisiknya untuk memicu ledakan energi dari keaktifan *Sword Energy* di titik pendaratan tubuhnya.

Dong Bong-su bangkit berdiri secara perlahan di tengah cipratan darah segar beserta serpihan daging musuh yang menyelimuti tubuhnya.

Seolah-olah jika medan pertempuran maut ini dibekali oleh jiwa hidup, jiwa tersebut dipastikan sedang berada dalam kondisi terpaku keheranan saat ini. Namun keheningan tersebut tidak berlangsung lama.

“Bantai dia!”

“Lenyapkan bajingan kurang ajar itu!”

“Tebasan besarnya tadi dipastikan merupakan sisa tenaga terakhir yang ia miliki! Ia dipastikan sudah tidak memiliki kapasitas energi untuk sekadar menggenggam pedangnya lagi! Serang dia bersama-sama!”

Namun analisis tersebut merupakan sebuah kesalahan analisis yang sangat fatal bagi kelangsungan hidup mereka.

*Sret.*

Pergerakan fisik Dong Bong-su justru terdeteksi bergerak jauh lebih cepat.

`[Wanderer's Leather Shoes]` Opsi tambahan: Meningkatkan kecepatan pergerakan fisik sebesar 1% saat dikenakan.

Ia menjadi semakin tidak memedulikan pertahanan keselamatan fisiknya sendiri.

`[Wanderer's Shoulder Guard]` Opsi tambahan: Mengembalikan serangan musuh sebesar 1% dari total kerusakan yang diterima kembali ke arah musuh yang menyerang.

Dan ia meluncurkan rangkaian tebasan maut yang jauh lebih kejam tanpa ampun.

`[Wanderer's Bamboo Hat]` Opsi tambahan: Mengonversi kerusakan yang diterima dari musuh sebesar 1% menjadi pemulihan poin JP sistem.

Di atas segalanya……

Pancaran wibawa bertarungnya terlihat tumbuh menjadi semakin hidup dan semakin membara. Semakin sering ia mengayunkan pedangnya melenyapkan nyawa musuh, persentase energi kehidupan di dalam tubuhnya justru terdeteksi secara konstan terus pulih kembali.

`[Wanderer's Sword]` Opsi tambahan: Ketika serangan berhasil mendarat, menyerap kapasitas HP musuh sebesar 1% dari total kerusakan (*damage*) yang dihasilkan untuk memulihkan HP pemain.

Ia tumbuh menjadi sangat luar biasa kuat. Sudah sangat jelas bahwa daya hancur pedang Dong Bong-su telah melonjak naik berkali-kali lipat saat ini.

`[Survival Instinct (Keahlian Pasif) Lv. 2 (Kemahiran: 0,00%)]` *Demi dapat bertahan hidup di dunia persilatan yang kejam tanpa ampun, pengembara akan mengeratkan giginya dan bertarung dengan jauh lebih gigih di saat posisinya sedang terdesak.* *Ketika kapasitas HP turun di bawah batas tertentu, seluruh status statistik fisik (kecuali HP) akan melonjak naik akibat didorong oleh hasrat bertahan hidup yang sangat kuat.* Kapasitas HP saat ini: **26 / 100 (%)** - Ketika HP turun di bawah 50%, seluruh status fisik naik +5%. (Level 1 aktif) - Ketika HP turun di bawah 20%, seluruh status fisik naik +10%. (Level 2 aktif) *※ Bahkan jika kapasitas HP yang sempat turun berhasil dipulihkan kembali di atas batas minimum, efek dari Survival Instinct akan tetap bertahan aktif selama 1 menit.*

Kapasitas HP miliknya yang sempat merosot tajam di bawah batas minimal 50% saat ini secara konsisten terus merangkak naik kembali dengan sangat cepat.

Bagi pandangan mata orang awam detail pemulihan instan tersebut terlihat sangat tidak masuk akal, namun kenyataannya semakin banyak jumlah nyawa musuh yang ia lenyapkan, luka fisik beserta kerusakan organ di tubuhnya secara ajaib justru langsung dibersihkan oleh sistem.

“…… Makhluk…… makhluk mengerikan macam apa sebenarnya pemuda itu……?”

Mamorota berdiri terpaku keheranan hingga fisiknya kesulitan untuk digerakkan selama beberapa saat.

Sebuah teknik pedang maut yang kualitas tebasannya justru tumbuh menjadi semakin tajam dan semakin hidup seiring dengan bertambahnya kuantitas nyawa yang berhasil ia lenyapkan.

Ia sempat mendengar desas-desus mengenai adanya jurus legendaris bernama *Absorbing Star Great Method* (Seni Isap Bintang) yang diwariskan di Dataran Tengah, namun detail gerakan pemuda di depannya sama sekali tidak terlihat menyerupai cara kerja jurus legendaris tersebut.

Objek yang diserap oleh Dong Bong-su bukan berupa kapasitas energi kultivasi murni milik musuh, melainkan berupa cairan darah kehidupan itu sendiri secara fisik.

Namun ia menyadari ia tidak boleh membiarkan kondisi pembantaian ini terus berlanjut. Jika ia membiarkan pemuda itu bergerak bebas, divisi Pasukan Serigala Abu-Abu dipastikan akan menderita kerugian personel yang sangat fatal. Ia terpaksa harus segera meluncurkan serangan maut untuk melenyapkan nyawanya di saat pemuda itu belum pulih seutuhnya. Jika pertempuran ini terulur lebih lama lagi, pihak yang akan berubah menjadi jasad mayat di padang rumput ini dipastikan adalah dirinya sendiri.

“Hyaaa!”

Mamorota menarik kencang tali kekang Kaiji dan bersiap meluncur menerjang ke arah Dong Bong-su.

Namun sebuah anomali kembali terjadi, serigala raksasa Kaiji terbukti tetap diam di tempat tanpa menggeser kakinya sedikit pun.

Begitu ia menundukkan kepalanya memeriksa kondisi serigalanya, ia mendapati sepasang mata Kaiji telah kehilangan riak kehidupannya. Sepasang matanya yang biasanya memancarkan riak kebuasan saat ini tampak tertutup setengah, dengan seluruh helaian bulu tubuhnya yang tadinya berdiri tegak kini tampak melandai lemas tak bertenaga.

Satu-satunya luka fisik yang diderita oleh Kaiji sepanjang pertempuran hari ini hanyalah berupa “dua” buah luka tusuk kecil yang ia dapatkan saat mencoba menggigit paha kaki Dong Bong-su tadi. Dua buah luka goresan yang ukurannya tergolong sangat kecil dan sangat dangkal. Secara logika, luka seringan itu dipastikan tidak akan mampu meruntuhkan kekuatan fisik serigala spiritual raksasa sekelas Kaiji.

‘Zat racun?’

Hanya analisis dugaan itulah yang mampu dirumuskan oleh logika Mamorota saat itu.

Namun itu sama sekali bukan merupakan reaksi racun.

- Ketika berhasil mendaratkan 2 kali serangan beruntun, memberikan efek status abnormal ‘Pendarahan’ (`Bleeding`) pada tubuh musuh.

Detail tersebut merupakan salah satu dari efek keaktifan keahlian pasif `[Chain Strike Lv. 1]` sistem milik Dong Bong-su.

Begitu sesosok objek terinfeksi oleh status abnormal `[Pendarahan]`, target secara perlahan dipastikan akan tewas akibat terkurasnya kapasitas HP miliknya. Jika di tempat pertempuran ini bersiap seorang tabib yang mampu meluncurkan pengobatan medis darurat secara instan, status abnormal tersebut bukan merupakan perkara yang membahayakan nyawa, namun sayangnya tidak ada satu pun tabib yang bersiap di medan perang ini saat ini.

*Bruk.*

Pada akhirnya, kapasitas HP milik serigala raksasa Kaiji habis tak bersisa, membuat tubuh raksasanya ambruk lemas ke atas tanah pasir.

“……”

Mamorota hanya bisa berdiri terdiam menatap kosong ke arah Dong Bong-su yang sedang sibuk membantai sisa prajurit Pasukan Serigala Abu-Abu di depannya tanpa ampun.

Ia sama sekali tidak mampu memahami logika bertarung pemuda tersebut. Rangkaian teknik lemparan senjata yang aneh, keahlian racun maut yang misterius, teknik gerakan bela diri yang melabrak batas logika akal sehat, jurus pedang yang sangat sulit diprediksi, dan di atas segalanya, kapasitas stamina bertarung menyerupai monster yang justru tumbuh menjadi semakin kuat seiring dengan semakin lamanya pertempuran berjalan.

‘Jika sesosok Asura dari neraka benar-benar menapakkan kakinya di bumi, bukankah penampilannya dipastikan akan terlihat sama persis dengan penampilan pemuda itu saat ini?’

Mamorota memalingkan kepalanya menatap ke arah datangnya pasukan utama kekaisaran di kejauhan. Jarak awan debunya saat ini terdeteksi sudah berada jauh lebih dekat dibandingkan tadi. Jika pertempuran mereka terulur selama seperempat jam lagi di tempat ini, jalur pelarian mereka kembali ke benteng dipastikan akan terputus sepenuhnya dan mereka dipastikan akan terkepung rapat lalu disapu bersih tanpa sisa di padang rumput.

“Kkiaaak!”

Gema teriakan kesakitan dari prajuritnya masih terus terdengar bertalu-talu. Sisa pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu yang masih bertahan hidup tampak mulai bergerak merapat mengelilingi posisi Mamorota sembari berusaha menjauh dari jangkauan pedang Dong Bong-su.

“Jenderal! K-Kita terpaksa harus segera menarik mundur pasukan sekarang juga!”

Jajaran pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu bersuara dengan nada suara yang terdengar sangat gemetar. Tidak perlu dipertanyakan lagi siapa sosok yang memicu ketakutan mental mereka saat ini.

“Seluruh unit, segera tarik mundur pasukan.”

Instruksi perintah dari Mamorota akhirnya diturunkan.

“Mundur! Seluruh divisi Pasukan Serigala Abu-Abu, segera mundur kembali ke benteng!”

“Segera kembali ke dalam benteng pertahanan! Hyaaa!”

Aksi mengulang-ulang instruksi perintah merupakan salah satu metode komunikasi militer yang sangat efisien untuk diterapkan di tengah bisingnya medan perang. Dalam kurun waktu yang singkat, satu per satu pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu mulai memutar arah serigala mereka melarikan diri kembali menuju ke arah pintu gerbang Benteng Guisui.

Namun, sosok yang menyuarakan instruksi mundur tersebut, Mamorota, terbukti tetap berdiri diam di tempat tanpa ada niat untuk ikut melarikan diri.

“Jenderal! Anda terpaksa harus segera pergi dari sini secepat—”

*Brak.*

Mamorota mengangkat kepalan tangan raksasanya dan menghantam keras bagian kepala dari pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu yang sedang berteriak di sampingnya hingga hancur berantakan di tempat.

“Sialan, suaramu terlampau bising menyumbat lubang telingaku. Pergilah melarikan diri sendiri jika kalian takut. Benar, bukan?”

Hanya berbekal satu gerakan ekstrem tersebut, sisa pendekar Pasukan Serigala Abu-Abu lainnya buru-buru memacu serigala mereka melarikan diri meninggalkan pertempuran secepat mungkin. Mereka telah memahami detail keputusan yang telah ditetapkan di dalam kepala Mamorota saat itu.

*Tap, tap.*

Dong Bong-su melangkah kaki mendekati posisinya. Akibat durasi bentrokan maut yang berlangsung sangat sengit baru saja, genangan darah merah segar tampak membasahi tanah pasir di sekeliling mereka. Bahkan setiap jejak langkah kaki Dong Bong-su terdengar sangat basah diselimuti genangan darah.

Ia melangkah kaki hingga menyisakan jarak sekitar satu zhang dari posisi berdiri Mamorota baru kemudian bersuara datar.

“Sisa waktu kelangsungan hidupmu saat ini hanya terbatas pada beberapa detik saja.”

Bahkan di saat-saat terakhir sekalipun, kalimat yang ia suarakan masih terus berupa baris teka-teki sistem yang membingungkan bagi logika musuh.

“Hehehe.”

Mamorota melepaskan tawa keringnya.

Baru kemudian ia membungkukkan tubuh kekarnya ke bawah untuk memungut kembali gada besi besarnya yang sempat terjatuh di atas tanah pasir di dekat kakinya. Sensasi hawa dingin logam gada besi besar yang merambat menyentuh telapak tangannya menjalar menyelimuti sekujur tubuhnya saat itu.

“Ada beberapa hal penting yang sebenarnya ingin kutanyakan kepadamu—”

*Sret.*

Tebasan pedang maut memotong lurus tenggorokan lehernya.

“Aku sudah memperingatkanmu dengan sangat jelas baru saja bahwa sisa waktu hidupmu hanya terbatas pada beberapa detik saja.”

Mamorota dipastikan masih terus dilingkupi oleh rasa heran bahkan di saat nyawanya telah resmi melayang tewas saat itu.

Apa makna sebenarnya di balik sisa waktu beberapa detik tersebut……? Ia tidak akan pernah mendapatkan jawabannya sepanjang hidupnya.

“Perolehan kepingan poin pengalamanmu terdeteksi berada jauh di bawah nominal perkiraanku baru saja.”

Apa sebenarnya yang diistilahkan sebagai poin pengalaman tersebut……?

*Brak.*

Dan persis seperti itu, sosok Jenderal Raksasa Perang Mamorota tewas dengan sangat mengenaskan di padang rumput.

Satu-satunya detail pertahanan yang mungkin bisa menjadi penghibur bagi arwahnya adalah fakta bahwa divisi pasukannya telah berhasil menghancurkan sebagian besar unit mesin pelontar batu kekaisaran di lapangan, namun di sela-sela sepasang pupil matanya yang telah kehilangan riak kehidupan saat itu, sesosok wujud mesin kepung raksasa berkaki banyak secara misterius mendadak menampakkan dirinya kembali berdiri kokoh di atas tanah pasir. Objek tersebut adalah mesin kepung *trebuchet*.

Mamorota tidak akan pernah mengetahui fakta taktis bahwa tepat satu unit mesin *trebuchet* telah berhasil diamankan dengan sangat sempurna di dalam ruang inventaris sistem milik Dong Bong-su sejak awal pertempuran tadi.

Giliran penyerangan Dong Bong-su masih belum selesai dieksekusi saat ini.

***

### Lampiran: Ringkasan Rangkaian Aturan beserta Keahlian Sistem

#### ◆ Aturan-Aturan New Murim Online

- **Aturan New Murim Online Nomor 1**: *Jendela ruang inventaris sistem tidak bekerja menggunakan metode penguncian slot peralatan, melainkan bekerja memanfaatkan metode ruang penyimpanan fisik bebas. Dimensi ruang penyimpanan di dalamnya dideteksi berbentuk kubus berukuran seratus meter kubik, dengan parameter panjang, lebar, beserta tinggi ruang yang sejajar ganda.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 2 (Telah Direvisi)**: *Objek apa saja yang posisinya terdeteksi sedang bersentuhan fisik secara langsung dengan bagian kulit tubuh pemain (tambahan aturan: tidak terpengaruh apakah kontak fisik terjadi di sela permukaan kulit luar maupun kulit organ dalam tubuh) dapat dimasukkan ke dalam ruang inventaris sistem secara bebas. (Namun, ukuran fisik objek tersebut harus lebih kecil dibandingkan dimensi ruang inventaris sistem dan objek tersebut dilarang berkategori sebagai makhluk hidup).* *Tambahan aturan: Proses pemasukan beserta penarikan objek dari inventaris tidak terbatas pada kuantitas satu buah objek saja per penggunaan, nominal kuantitas objek dapat terus ditingkatkan seiring dengan bertambahnya tingkat kemahiran latihan fisik pemain.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 3**: *Golongan serangga beserta binatang liar (detail klasifikasi ini belum terpetakan seutuhnya. Eksperimen tambahan menggunakan hewan uji selain tikus liar masih dibutuhkan di masa depan) dideteksi tidak mendatangkan perolehan kepingan poin pengalaman sistem, sedangkan melenyapkan nyawa manusia (NPC) secara konstan dipastikan akan memberikan perolehan kepingan poin pengalaman sistem. (Penelitian tambahan mengenai selisih nominal poin pengalaman berdasarkan parameter tingkat kekuatan musuh masih dibutuhkan).*

- **Aturan New Murim Online Nomor 4**: *Di saat pemain berniat menarik keluar barang peralatan dari dalam inventaris sistem, Dong Bong-su memiliki kemampuan untuk memicu manifestasi objek tersebut menembus bagian kulit tubuh mana saja dari fisiknya secara bebas.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 5 (Telah Direvisi)**: *Tepat di saat tingkat level sistem pemain mengalami kenaikan tingkat level, sesosok kilatan cahaya suci berwarna putih bersih akan menyembur keluar ke segala penjuru arah dari dalam tubuh pemain, dengan seluruh luka fisik beserta abnormalitas status di sekujur tubuh pemain secara ajaib dipastikan akan langsung pulih sehat kembali. Di saat yang sama, seluruh status statistik dasar fisik pemain akan ikut bergeser naik secara proporsional. Yaitu berupa peningkatan status Kekuatan (Strength), Kelincahan (Agility), beserta Kecerdasan (Intelligence).* *Tambahan aturan: Efek pemulihan kenaikan level tidak hanya terbatas pada pembersihan luka fisik luar saja, melainkan juga mampu menumbuhkan kembali bagian organ tubuh fisik yang telah terputus.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 6**: *Masing-masing keahlian sistem dibekali oleh parameter tingkat kemahiran latihan. Yaitu, semakin sering pemain memicu keaktifan keahlian tersebut di pertempuran, persentase tingkat kemahiran dari keahlian tersebut secara otomatis dipastikan akan ikut bergeser naik.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 7 (Telah Direvisi)**: *Keahlian pasif khusus penguji sistem yang bernama `[Spiritual Vision]` memiliki kemampuan untuk mendeteksi adanya riak bahaya maut yang sedang mendekati posisi Dong Bong-su dalam radius parameter jarak dua puluh meter dan melayangkan notifikasi peringatan batin. Parameter pemicunya dideteksi berdasarkan selisih tingkat level musuh yang terpaut 10 tingkat atau lebih tinggi di atas level pemain.* *Tambahan aturan: Deteksi keahlian `[Spiritual Vision]` hanya memusatkan fokusnya secara tunggal ke arah satu sosok orang yang jarak fisiknya paling merapat di dekat posisi Dong Bong-su di antara jajaran pendekar lainnya yang tingkat levelnya terpaut 10 tingkat atau lebih tinggi. Contoh: Jika ada satu musuh di radius 10 meter dan satu musuh lainnya di radius 5 meter, objek yang akan dideteksi oleh notifikasi peringatan batin hanyalah terbatas pada musuh yang berada di radius 5 meter saja.*

- **Aturan New Murim Online Nomor 8**: *Di saat target musuh dilenyapkan nyawanya oleh pengerahan tenaga beberapa orang sekaligus, nominal persentase poin pengalaman yang didapatkan oleh Dong Bong-su akan dihitung secara proporsional berdasarkan persentase kontribusi kerusakan (damage) yang ia hasilkan terhadap target jasad tersebut. (Penelitian tambahan mengenai tingkat efisiensi perolehan poin berdasarkan parameter serangan pertama (first hit) beserta tebasan akhir (last hit) masih dibutuhkan).*

- **Aturan New Murim Online Nomor 9**: *Barang peralatan yang diberikan oleh sistem sebagai hadiah tidak bersifat abadi dan tidak dapat hancur. Benda sistem tetap dapat meleleh, patah, terbelah, maupun terkikis seiring waktu.* *Tambahan 1: Kecuali bagi Dong Bong-su yang berstatus sebagai pemain sistem (player), tidak ada satu pun penduduk Dunia Persilatan (NPC) yang mampu merasakan atau mendapatkan efek peningkatan status dari barang peralatan sistem.* *Tambahan 2: Barang peralatan sistem tidak dapat dikenakan secara bertumpuk ganda pada satu slot menu peralatan yang sama.* *Contoh: Meskipun pemain secara fisik mengenakan sepatu Wanderer's Leather Shoes di atas sepatu Novice's Shoes, status peralatan yang dideteksi aktif pada jendela peralatan menu sistem hanya terbatas pada status sepatu Novice's Shoes saja.*

*※ Namun, seluruh aturan sistem di atas dapat berubah sewaktu-waktu dan tidak bersifat mutlak.*

***

#### ◆ Klasifikasi Jenis Keahlian (Aktif) *(Keahlian sistem yang berada di bawah garis pembatas putus-putus merupakan keahlian baru yang diperoleh setelah promosi pekerjaan)*

- **[Lightness Skill] Lv. 8 (Kemahiran: 55,77%)** *Sebuah teknik meringankan tubuh. Dengan menguasai keahlian ini, pemain mampu melompat jauh lebih tinggi dan berlari jauh lebih cepat di sepanjang medan.* Tingkat level yang diterapkan saat ini: Lv. 8 (Pemain dapat menyesuaikan tingkat level secara bebas). Bonus nilai lompatan: +80% Bonus kecepatan pergerakan: +80% Konsumsi energi sejati per detik: 8 JP

- **[Three Talents Sword Art Jurus ke-1: Sweeping the Thousand Armies] Lv. 9 (Kemahiran: 28,91%)** *Sebuah jurus pedang yang sangat umum dijumpai di sepanjang dunia persilatan. Bahkan golongan rakyat sipil yang tidak memiliki energi internal sekalipun mampu melatih gerakan jurusnya.* *Jurus tebasan menyapu merupakan bentuk peningkatan kekuatan dari gerakan dasar tebasan horizontal.* *Seluruh bonus parameter dari jurus ini terikat erat dengan persentase tingkat kemahiran keahlian pedang terkait serta terpengaruh oleh keaktifan energi pedang / kekuatan pedang.* Tingkat level yang diterapkan saat ini: Lv. 9 (Pemain dapat menyesuaikan tingkat level secara bebas). Bonus jarak jangkauan tebasan horizontal: +9% Bonus daya serang tebasan horizontal: +9% Bonus akselerasi kecepatan ayunan: -8% Konsumsi energi sejati per penggunaan: 110 JP

- **[Three Talents Sword Art Jurus ke-2: Straight Piercing the Yellow Dragon] Lv. 9 (Kemahiran: 5,88%)** *Jurus tusukan lurus merupakan bentuk peningkatan kekuatan dari gerakan dasar tusukan pedang.* Tingkat level yang diterapkan saat ini: Lv. 9 (Pemain dapat menyesuaikan tingkat level secara bebas). Bonus jarak jangkauan tusukan: +9% Bonus daya serang tusukan: +9% Bonus akselerasi kecepatan tusukan: -8% Konsumsi energi sejati per penggunaan: 110 JP

- **[Three Talents Sword Art Jurus ke-3: Great Mountain Pressing the Summit] Lv. 7 (Kemahiran: 95,99%)** *Jurus hantaman vertikal merupakan bentuk peningkatan kekuatan dari gerakan dasar tebasan vertikal dari atas ke bawah.* Tingkat level yang diterapkan saat ini: Lv. 7 (Pemain dapat menyesuaikan tingkat level secara bebas). Bonus jarak jangkauan hantaman vertikal: +7% Bonus daya serang hantaman vertikal: +7% Bonus akselerasi kecepatan hantaman: -6% Konsumsi energi sejati per penggunaan: 90 JP

- **[Circulating Energy and Performing the Technique] Lv. 3 (Kemahiran: 56,23%)** *Sebuah metode kultivasi untuk menyalurkan akumulasi energi sejati di dalam dantian menyusuri celah meridian di sekujur tubuh secara paksa.* *Saat diaktifkan, nilai daya serang beserta daya pertahanan fisik pemain akan meningkat secara signifikan untuk sementara waktu.* Durasi keaktifan / Waktu pemulihan: 5 menit / 10 menit. Konsumsi energi sejati per penggunaan: 300 JP Bonus keaktifan saat ini: Peningkatan daya serang / daya pertahanan sebesar +90%.

----------------------------------------------------------------------

- **[Sword Energy] Lv. 3 (Kemahiran: 1,68%)** *Sebuah teknik bela diri yang melapisi bilah pedang dengan energi murni untuk meningkatkan daya hancur serangan. Meningkatkan daya serang secara dramatis, namun mempertahankan keaktifan energi pedang menuntut konsumsi energi sejati JP yang sangat besar.* *Berkat efek proyeksi energi pedang, jarak jangkauan serangan fisik akan sedikit bertambah.* Bonus daya serang: +150% Bonus jarak jangkauan: +3% Konsumsi energi sejati per detik: 50 JP

- **[Movement Technique] Lv. 4 (Kemahiran: 15,77%)** *Sebuah teknik gerakan misterius yang diciptakan untuk menghindari serangan maut musuh secara efisien.* *Saat diaktifkan, pengguna akan berteleportasi secara instan satu kali ke salah satu dari empat arah mata angin: depan, belakang, kiri, atau kanan.* Waktu pemulihan (`cooldown`): 5 menit. Tingkat level yang diterapkan saat ini: Lv. 4 (Pemain dapat menyesuaikan tingkat level dari keahlian ini secara bebas.) Jarak perpindahan: 4 meter. Konsumsi energi sejati per penggunaan: 1.000 JP

***

#### ◆ Klasifikasi Jenis Keahlian (Pasif) *(Keahlian sistem yang berada di bawah garis pembatas putus-putus merupakan keahlian baru yang diperoleh setelah promosi pekerjaan)*

- **[Slash] Lv. Max (Kemahiran: 0%)** *Sebuah gerakan dasar menyabetkan persenjataan ke segala arah.* Bonus serangan saat ini: +50%

- **[Thrust] Lv. Max (Kemahiran: 0%)** *Sebuah gerakan dasar menusukkan persenjataan ke arah depan.* Bonus serangan saat ini: +50%

- **[Throw] Lv. Max (Kemahiran: 0%)** *Sebuah gerakan dasar melontarkan persenjataan ke arah musuh.* Bonus serangan saat ini: +50%

- **[Block] Lv. Max (Kemahiran: 0%)** *Sebuah gerakan dasar menangkis tebasan senjata musuh.* Bonus pertahanan saat ini: +50%

- **[Spiritual Vision] Lv. 1 (Kemahiran: 0%)** *Keahlian pasif khusus bagi penguji sistem.* *Rujuk pada parameter Aturan New Murim Online Nomor 7.* Bonus keaktifan saat ini: 0%

----------------------------------------------------------------------

- **[Chain Slash] Lv. 2 (Kemahiran: 60,05%)** *Semakin banyak manusia menyaksikan pertumpahan darah, mereka akan tumbuh semakin buas. Khususnya bagi para pengembara, kecenderungan tersebut terpancar jauh lebih kuat akibat adanya hasrat bertahan hidup yang sangat ekstrem.* Durasi keaktifan: 5 menit. - Ketika berhasil mendaratkan 5 kali tebasan beruntun, seluruh status fisik bertambah +5%. (Level 1 aktif) - Ketika berhasil mendaratkan 10 kali tebasan beruntun, seluruh status fisik bertambah +10%. (Level 2 aktif) *※ Untuk dapat mempertahankan jumlah hitungan pembunuhan beruntun, target musuh berikutnya harus berhasil ditebas sebelum efek dari Chain Slash berakhir.*

- **[Chain Strike] Lv. 1 (Kemahiran: 17,74%)** *Ayunan pedang seorang pengembara, yang dipelajari murni melalui pengalaman pertempuran maut tanpa melalui pelatihan teknik formal, terlihat sangat kasar namun sangat sulit diprediksi sehingga terasa sangat mengerikan. Di atas segalanya, bahkan jika tebasan pedangnya meleset dari sasaran, pengembara tidak akan pernah menyerah dan akan terus membayangi posisi musuh. Jika ia tidak mampu menebas musuh dalam sekali ayunan, maka ia akan mengayunkan pedangnya dua kali, tiga kali, atau bahkan lebih dari seratus kali hingga musuh tersebut dipastikan tewas di tangannya.* Memberikan efek status abnormal khusus kepada musuh yang terkena serangan beruntun dari pengguna secara konstan. - Ketika berhasil mendaratkan 2 kali serangan beruntun, memberikan efek status abnormal ‘Pendarahan’ (`Bleeding`) pada tubuh musuh. Jika serangan beruntun gagal mendarat, musuh akan terdorong mundur ke belakang. (Level 1 aktif) *※ Agar serangan beruntun dihitung sebagai Chain Strike oleh sistem, jarak antara satu serangan dengan serangan berikutnya harus berada dalam kurun waktu kurang dari 1 detik. Efek status abnormal bervariasi sesuai tingkat level.*

- **[Iron Shirt] Lv. 1 (Kemahiran: 91,45%)** *Sebuah teknik kultivasi eksternal yang melatih kulit tubuh agar tumbuh menjadi sangat keras menyerupai pelat besi.* Permanen meningkatkan kapasitas HP dan nilai daya pertahanan fisik. Bonus HP / Daya Pertahanan: +5%

- **[Survival Instinct] Lv. 2 (Kemahiran: 0,00%)** *Ketika kapasitas HP turun di bawah batas tertentu, seluruh status statistik fisik (kecuali HP) akan melonjak naik akibat didorong oleh hasrat bertahan hidup yang sangat kuat.* Kapasitas HP saat ini: **100 / 100 (%)** - Ketika HP turun di bawah 50%, seluruh status fisik naik +5%. (Level 1 aktif) - Ketika HP turun di bawah 20%, seluruh status fisik naik +10%. (Level 2 aktif) *※ Bahkan jika kapasitas HP yang sempat turun berhasil dipulihkan kembali di atas batas minimum, efek dari Survival Instinct akan tetap bertahan aktif selama 1 menit.*

*※ Rangkaian keahlian sistem baru dipastikan akan terus bertambah seiring dengan kenaikan tingkat level pemain.*

Dong Bongsu

Dong Bongsu

Karakter Utama
Tang Wu

Tang Wu

Pendukung
Tang Hwa

Tang Hwa

Pendukung

Komentar (...)

Masuk untuk ikut berdiskusi di kolom komentar